Livestock and Animal Research
Vol 18, No 1 (2020): Sains Peternakan

Kualitas Fisik dan Organoleptik Bakso Berbahan Dasar Daging Ayam Broiler yang Diberi Pakan dengan Suplementasi Tepung Purslane (Portulaca oleraceae)

Lilik Retna Kartikasari (Sebelas Maret Univesity)
Bayu Setya Hertanto (Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami No. 36A Surakarta 57126, Indonesia)
Ananda Septi Dwi Pamungkas (Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami No. 36A Surakarta 57126, Indonesia)
Inna Siswanti Saputri (Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami No. 36A Surakarta 57126, Indonesia)
Adi Magna Patriadi Nuhriawangsa (Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami No. 36A Surakarta 57126, Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Mar 2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik dan organoleptik bakso berbahan dasar daging ayam yang berasal dari ayam broiler yang diberi pakan dengan suplementasi tepung purslane sebagai sumber asam lemak omega-3. Materi penelitian menggunakan 30 sampel daging paha atas ayam broiler strain Cobb yang dipanen pada umur 42 hari dengan perlakuan ransum basal yang mengandung 1,5% minyak ikan sarden dan suplementasi tepung purslane dengan level yang berbeda. Perlakuan penelitian ini terdiri dari bakso daging ayam yang berasal dari ayam broiler yang diberi pakan dengan suplementasi tepung purslane 0% (P1);  6% (P2), 12% (P3), dan 18% (P4). Enam ekor ayam dari masing-masing perlakuan diproses menjadi karkas dan selanjutnya diambil daging paha atas (thigh) dikumpulkan untuk pembuatan bakso. Pengujian kualitas bakso meliputi pengujian kualitas fisik dan organoleptik. Data dianalisis menggunakan analisis variance (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji Tukey’s Test. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan daging ayam yang diberi pakan mengandung tepung purslane sampai level 18% tidak memberikan perbedaan terhadap kualitas fisik bakso (pH, daya ikat air, susut masak), kualitas organoleptik dan penerimaan konsumen, dibandingkan bakso dari daging ayam tanpa pemberian tepung purslane. Disimpulkan bahwa bakso yang mengandung daging ayam yang diberi pakan dengan suplementasi tepung purslane sampai level 18% dapat diaplikasikan pada pembuatan bakso tanpa merubah kualitas fisik dan organoleptik bakso.

Copyrights © 2020