AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh karya-karya Ibrahim Sattah. Keunikan puisi-puisinya berakar pada unsur mantra dan budaya tempatan. Masalah umum dalam penelitian ini adalah Estetika Bunyi dan Kumpulan Sajak Hai-Ti Karya Ibrahim Sattah, dengan fokus kajian meliputi rima, efoni, kakafoni, aliterasi, asonansi, anafora, epifora, onomatope. Kepentingan kajian ini untuk peningkatan apresiasi dalam pembelajaran sastra. Penelitian ini berlandaskan pada teori yang dikemukakan oleh Hasanuddin. Metode yang digunakan adalah metodeĀ deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan teks sajak Hai-Ti Pustaka, Tahun 1981. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, sedangkan keabsahan datadilakukan dengan teknik triangulasi. Estetika-estetika bunyi yang diperoleh merupakan objek yang menarik dan menimbulkan efek tersendiri. Estetika bunyi yang paling dominan dalam teks kumpulan sajak Ha-Ti karya Ibrahim Sattah, yaitu rima awal, sedangkan estetika bunyi yang paling sedikit atau paling jarang muncul adalah estetika bunyi onomatopea.Kata kunci: Estetika Bunyi, Sajak
Copyrights © 2020