Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran action control terhadap perilaku bermasalah mahasiswa jurusan akuntansi di Universitas Surabaya. Action control yang dimaksud adalah peraturan dalam perencanaan studi, perkuliahan dan ujian/ evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Objek yang digunakan adalah mahasiswa jurusan akuntansi semester 4-8 Universitas Surabaya. Perilaku bermasalah adalah suatu persoalan yang harus menjadi kepedulian para pengajar saat ini. Selain itu, Perilaku bermasalah mahasiswa dapat menghambat universitas untuk mencapai tujuan. Dimana tujuan dari universitas adalah untuk mengembangkan dan menyebar luaskan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan adanya permasalahan tersebut universitas membutuhkan Management Control Systems yang dapat digunakan untuk mengatasi keprihatinan dan inisiatif para pengajar untuk mengurangi perilaku bermasalah mahasiswa. Salah satunya menggunakan action control. Action Control merupakan tindakan pengendalian untuk memastikan tindakan karyawan sudah sesuai dengan tujuan suatu organisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Action control yang ada di FBE sudah baik dan dapat mengurangi perilaku bermasalah. Namun, action control tersebut kurang maksimal karena tidak didukung oleh mahasiswa, dosen, dan karyawan di dalamnya. Salah satu penyebabnya dikarenakan lemahnya control. Penyebab lain adalah faktor diri sendiri (internal) dan orang lain (eksternal).
Copyrights © 2013