Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah jenis earnings management yang banyak dilakukan oleh perusahaan terbuka di Indonesia terutama pada sektor manufaktur itu termasuk opportunistic ataukah efficient. Selain itu, penelitian ini juga menginvestigasi apakah struktur kepemilikan dan praktik corporate governance dapat mempengaruhi jenis earnings management yang dilakukan perusahaan. Berdasarkan hasil pengujian, ditemukan bahwa variabel discretional accruals (proksi earnings management) berpengaruh negatif terhadap profitabilitas masa depan. Hal ini berarti perusahaan manufaktur di Indonesia cenderung melakukan opportunistic earnings management. Selain itu, ditemukan bahwa adanya kepemilikan keluarga dapat mengubah earnings management yang dilakukan dari opportunistic menjadi efficient.
Copyrights © 2013