Kenyamanan termal sangat berpengaruh terhadap proses produksi, kenyamanan termal itu sendiri salah satunya dipengaruhi oleh kelembaban udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi kelembaban udara pada lantai produksi IKM”ABC” melalui pemetaan dengan software surfer dan untuk mengetahui tingkat kenyaman termal pekerja sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405/Menkes/SK/XI/2002. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengambilan data kelembaban udara dengan pengamatan langsung sesuai dengan titik yang telah ditentukan dengan berdasarkan SNI 16-7062- 2004 yang nantinya akan diolah melalui software surfer. Dari penelitian ini didapatkan bahwa rata-rata kelembaban udara keseluruhan adalah sebesar 68.1% dan dari peta kontur didapakan bahwa tidak terdapat zona aman pada lantai produksi IKM”ABC’ karena nilai kelembaban udara di semua area melebihi NAB yang telah ditentukan
Copyrights © 2019