SIGMA TEKNIKA
Vol 2, No 1 (2019): Sigma Teknika Vol.2 No.1 Juni 2019

PENGARUH PERUBAHAN KADAR AIR TERHADAP KEKUATAN GESER TANAH LEMPUNG

Agustina, Dian Hastari (Unknown)
Elfrida, Mrs. (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2019

Abstract

Tanah merupakan salah satu material penting untuk konstruksi bangunan yaitu sebagai pendukung beban di atasnya sehingga membutuhkan daya dukung tanah yang tinggi. Daya dukung tanah didapat dari adanya kuat geser tanah yang mampu melawan tegangan geser saat tanah terbebani.  Kadar air sangat berpengaruh terhadap kekuatan tana, khususnya pada tanah lempung. Tanah lempung merupakan tanah yang sangat sensitive terhadap adanya perubahan kadar air. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kadar air terhadap tanah lempung, maka dilakukan pengujian kuat geser dengan variasi kadar air yang berbeda. Tanah yang dicampur dengan lima variasi kadar air OMC-20%OMC, OMC-10%OMC, OMC, OMC+10%OMC dan, OMC+20%OMC, selanjutnya tanah dipadatkan dengan standar proctor test, hasil pemadatan kemudian diuji menggunakan uji geser langsung (Direct Shear Test). Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai sudut geser (φ) dan kohesi tanah (c)meningkat seiring dengan penambahan kadar air, kemudian turun setelah mencapai kadar air optimumnya. Diperoleh nilai sudut geser (φ) dan kohesi tanah (c) tertinggi sebesar 43,35° dan 0.944 kg/cm2.  Tanah merupakan salah satu material penting untuk konstruksi bangunan yaitu sebagai pendukung beban di atasnya sehingga membutuhkan daya dukung tanah yang tinggi. Daya dukung tanah didapat dari adanya kuat geser tanah yang mampu melawan tegangan geser saat tanah terbebani.  Kadar air sangat berpengaruh terhadap kekuatan tana, khususnya pada tanah lempung. Tanah lempung merupakan tanah yang sangat sensitive terhadap adanya perubahan kadar air. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kadar air terhadap tanah lempung, maka dilakukan pengujian kuat geser dengan variasi kadar air yang berbeda. Tanah yang dicampur dengan lima variasi kadar air OMC-20%OMC, OMC-10%OMC, OMC, OMC+10%OMC dan, OMC+20%OMC, selanjutnya tanah dipadatkan dengan standar proctor test, hasil pemadatan kemudian diuji menggunakan uji geser langsung (Direct Shear Test). Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai sudut geser (φ) dan kohesi tanah (c)meningkat seiring dengan penambahan kadar air, kemudian turun setelah mencapai kadar air optimumnya. Diperoleh nilai sudut geser (φ) dan kohesi tanah (c) tertinggi sebesar 43,35° dan 0.944 kg/cm2. 

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

sigmateknika

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering Industrial & Manufacturing Engineering Mechanical Engineering

Description

SigmaTeknika adalah jurnal Fakultas Teknik yang merupakan media publikasi ilmiah internal di lingkungan Fakultas Teknik Unrika dengan fokus pada karya ilmiah berupa tulisan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen atau mahasiswa yang meliputi disiplin ilmu teknik mesin, teknik industri, ...