Pembinaan merupakan kunci strategis untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas Aparatur Sipil Negara(ASN). Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian (JFAK) merupakan jabatan yang mempunyai tugas fungsi sebagaipelaksana dan penyelenggara manajemen serta pengembangan sistem manajemen ASN yang layak dibina dandikembangkan kompetensinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana model pengembanganJFAK yang diterapkan di Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan faktor apa saja yang menghambatnya. Penelitianini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif dengan dara primer berupa hasil wawancara dan Focous GroupDisscussion (FGD). Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan JFAK belum dilaksanakan secara baik, dimanapenempatan tidak sesuai dengan jumlah, kualifikasi, dan kompetensi; tentatif rotasi pegawai yang tidak jelas,pembagian tugas pokok yang tidak sesuai, prosedur penilaian Angka Kredit belum terstandar, tim penilai AngkaKredit kurang kompeten, dan prosedur penilaian Angka Kredit tidak baku.Kata kunci: aparatur sipil negara, analis kepegawaian, model pembinaan
Copyrights © 2016