Jurnal Fatwa Hukum
Vol 3, No 1 (2020): E-Jurnal Fatwa Hukum

ANIMO MASYARAKAT PONTIANAK KOTA TERHADAP PENJUALAN BARANG REJECT DILIHAT DARI PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI

NIM. A1012161135, RIZQA MAULIDA (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Jan 2020

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis produk cacat pada Rumah-Rumahan dan perdagangan melalui Online dan factor apa masyarakat tertarik dengan barang reject berserta dengan Hukum yang berlaku sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.  Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan makalah ini yaitu penelitian hukum normatif. Penelitian hukum normatif adalah suatu proses untuk menemukan suatu aturan hukum, prinsip-prinsip hukum, maupun doktrin-doktrin hukum guna menjawab isu hukum yang dihadapi.Sehingga kebanyakan secara fisik terdapat “cacat” namun dari segi fungsi masih bisa dapat memenuhi kebutuhan si pembeli. Harga barang reject lebih murah 40% dari pada barang yang tidak ada cacat sama sekali. Karna saat ini banyak masyarakat lebih memilih barang reject dikarenakan factor ekonomi dan merasa barang reject masih bagus untuk digunakan, seperti handphone, kulkas, mesin cuci dan sebagainya.Padahal jelas dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen penjual tidak boleh menjual barang-barang cacat. Tetapi pada faktanya barang reject tersebut masih diminati oleh masyarakat. Karena memang harganya lebih murah, dan bagi pembeli cacatnya tidak sampai kedalam mesin. Padahal sebenarnya tidak ada Undang-Undang yang mengatur tentang barang reject. Kata Kunci, Barang Reject, Hukum Ekonomi, Perlindungan Konsumen

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...