This study aims to examine the prosody system of multiethnic student in Surakarta. The prosodic system includes the duration, frequency and intensity of multiethnic student’s voice based on gender and ethnicity variables. This research is an experimental study using Praat software and then analyzed using SPSS 16. The results showed that (1) women's voice duration is faster, the frequency is higher, and the intensity is louder than men based on gender variables. (2) based on ethnic variables, students from Sulawesi have a faster speaking duration and higher voice frequency than students from Java and Sumatra. For issues of volume, student voices vary. For the initial intensity, the voice of students from Sulawesi is louder than students from Java and Sumatra. For the final intensity, i.e. highest intensity and lowest intensity, students from Java speak louder than students from Sumatra and Sulawesi.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem prosodi suara mahasiswa multietnis di Surakarta. Sistem prosodi itu meliputi durasi, frekuensi, dan intensitas suara mahasiswa multietnis berdasarkan pada variabel sosial jenis kelamin dan etnisitas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan perangkat lunak Praat dan kemudian dianalisis dengan menggunakan SPSS 16 dalam kajian fonetik akustik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) berdasarkan variabel jenis kelamin, durasi suara perempuan lebih cepat dengan frekuensi yang lebih tinggi dan intensitas yang lebih lantang daripada laki-laki dan (2) berdasarkan variabel etnis, mahasiswa asal Sulawesi memiliki durasi bicara lebih cepat dan frekuensi suara lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa asal Jawa dan Sumatra. Berkaitan dengan kelantangan, suara mahasiswa bervariasi. Untuk intensitas awal, suara mahasiswa asal Sulawesi lebih lantang daripada mahasiswa asal Jawa dan Sumatra. Berkaitan dengan intensitas akhir, yaitu intensitas tertinggi dan terendah, mahasiswa asal Jawa lebih lantang daripada mahasiswa asal Sumatra dan Sulawesi.
Copyrights © 2019