JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA
Vol 3, No 1 (2019): (Mei 2019)

PERBANDINGAN KEJADIAN PITYRIASIS SICCA PADA SISWI YANG MENGGUNAKAN JILBAB DENGAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN JILBAB DI SMP NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN TAHUN 2017

Andrini, Nita (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara)
Siregar, Winda Sari (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara)
Siregar, Winda Sari (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
17 Jan 2020

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Pityriasis siccamerupakan penyakit kulit yang menyerang daerah yang memiliki banyak kelenjar sebasea dan sering dijumpai flora normal yaitu Malassezia sp atau Pityrosporum ovale.1,2  Pemakaian jilbab diduga dapat meningkatkan kelembaban kulit kepala dan berhubungan dengan meningkatnya jumlah Pityrosporum ovale.3Pityrosporum ovale menyebabkan terjadinya inflamasi dan deskuamasi akibat pengaktifan sistem komplemen yang menguraikan trigliserida pada sebum menjadi asam lemak bebas sehinggat menimbulkan skuama pada kulit kepala.4,5Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasi dengan pendekatan cross sectional. Dilaksanakan di SMPN 1 Pecut Sei Tuan. Menggunakan data primer yang diperoleh dengan wawancara dan pemeriksaan fisik. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling purposif dan subjek penelitian siswi SMP yang berjilbab dan tidak berjilbab di SMPN 1 Percut Sei Tuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji chi square dengan program SPSS 20.0. Hasil: Diperoleh nilai hasil uji p= 0,537 (> 0,05) maka secara statistik tidak ada perbedaan kejadian Pityriasis siccapada siswi berjilbab dibandingkan siswi tidak berjilbab di SMPN 1 Percut Sei Tuan. Diskusi:Tidak terdapat perbedaan bermakna kejadian Pityriasis siccapada siswi berjilbab dibandingkan siswi tidak berjilbab di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

biomedika

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal ilmiah Ibnu Sina Biomedika menerima artikel ilmiah dari hasil penelitian, laporan/studi kasus, kajian/tinjauan pustaka, maupun penyegar ilmu kedokteran, yang berorientasi pada kemutakhiran ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, agar dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang mampu ...