Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif desain Studi Kasus untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan sikap kritis siswa pada pembelajaran Fiqh. Pengumpulan data menggunakan observasi non partisipan, wawancara mendalam dan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan pola analisis interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga alur kegiatan yang saling terkait, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk mengecek keabsahan dan kredibilitas data, dilakukan triangulasi metode, yaitu membandingkan data hasil observasi dengan data hasil wawancara serta membandingkan data hasil wawancara dengan data hasil dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual dilakukan guru dengan 5 cara, yaitu: 1) pembelajaran berbasis masalah, 2) menggunakan konteks yang beragam, 3) mempertimbangkan kebhinekaan siswa, 4) memberdayakan siswa belajar sendiri, dan 5) belajar bekerja sama dengan teman. Kelima metode pembelajaran kontekstual tersebut diimplementasikan oleh guru dalam pembelajaran. Namun dari kelima cara tersebut, hanya cara ke-empat yang terbukti dapat meningkatkan sikap kritis siswa yang ditunjukkan dengan beberapa perilaku, seperti menunjukkan rasa ingin tahu yang cukup besar dengan melontarkan banyak pertanyaan dan pendapat pada saat proses pembelajaran berlangsung, siswa berpikir terbuka dengan menemukan permasalahan baru yang tidak terdapat dalam buku, berani bertanya dan bertukar pendapat dengan temannya, serta saling berbagi pengalaman. . Keywords : Contextual and Learning Strategy, Fiqh Lesson, Critical Attitude
Copyrights © 2020