Persaingan di dunia kerja semakin ketat, sehingga angka pengangguran yang berasal dari lulusan sekolah formal di Indonesia cukup tinggi. Untuk dapat bertahan dalam persaingan dibutuhkan keterampilan tambahan. Keterampilan tersebut berupa keterampilan hidup (life skill) yang dapat diperoleh pada pendidikan non formal. Lembaga Kursus dan Pelatihan (LPK), termasuk LPK Melati, menyelenggarakan pendidikan nonformal pada bidang tata busana atau menjahit. Penerapan metode pembelajaran dengan benar akan memberikan hasil berupa kompetensi kewirausahaan yang dapat digunakan untuk menjadi wirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari konsep diri, pengalaman, dan motivasi terhadap kompetensi kewirausahaan peserta didik. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan mix method yang menggabungkan antara data kuantitatif dan kualitatif menggunakan instrumen berupa kuesioner dan wawancara. Hasil data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi linier SPSS 25. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh hasil yang positif pada pengaruh konsep diri, pengalaman, dan motivasi terhadap kompetensi kewirausahaan.
Copyrights © 2019