Ketersediaan pangan secara makro tidak menjamin tersedianya pangan ditingkat mikro (rumah tangga penduduk). Produksi pertanian di lokasi tertentu pada musim panen, mengakibatkan terjadinya konsentrasi ketersediaan pangan di daerah produksi selama musim panen. Metode analisis data yang digunakan dalam kajian ini terdiri dari beberapa alat analisis yaitu : analisis deskriptif, analisis kelembagaan, analisis Comparative Performance Index (CPI) dan LFA (Logical Framework Analysis). Identifikasi dampak program kawasan mapan yang menggunakan 6 instrumen dasar evaluasi yaitu instruktur, manajemen kelompok, permodalan, sarana prasarana, tenaga kerja dan teknologi serta penilaian terhadap dampak program menunjukkan Desa Suka Makmur berada pada peringkat pertama yang memiliki dampak terbesar dari Program Kawasan Mandiri Pangan terhadap masyarakatnya. Setelah itu disusul Desa Pulau Bengkalak berada pada peringkat kedua dan Desa Ujung Tinggi berada pada peringkat ketiga yang memiliki dampak program terhadap masyarakatnya. Kata Kunci : Kawasan Mandiri
Copyrights © 2020