Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan penerapan model discovery learning ditinjau dari kemampuan berpikir kritis matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dimana sasaran penelitian berupa kelompok yang sudah ada. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah. Pemilihan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling dan kelas yang terpilih yaitu kelas X IPA-3 sebagai kelas eksperimen dan X IPA-1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis data untuk menguji keefektifan discovery learning ditinjau dari kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan Uji independent t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari kemampuan berpikir kritis siswa, penerapan discovery learning efektif. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t diperoleh nilai t hitung sebsar 4,702 dengan signifikansi sebesar 0,002 pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa dengan pembelajaran discovery yaitu sebesar 80,20 dan lebih tinggi dari kelas deengan pembelajaran ekspisitoru yaitu sebesar 62,00.
Copyrights © 2020