Novel, sebagai bagian dari fiksi, memiliki dua fungsi, yaitu bermanfaat dan menghibur. Habiburrahman El-Shirazy mengekspresikan pandangannya mengenai ajaran Islam melalui novel Ayat-Ayat Cinta (AAC). Dalam novel tersebut, Habiburrahman El-Shirazy menunjukkan pada pembaca bagaimana berhubungan dengan orang lain: muslim atau bukan, orang tua, tamu, dan hubungan antara pria dan wanita. Dia juga menunjukkan ajaran Islam lainnya, seperti pernikahan, etika berpakaian, dan mandi. Dia mengekspresikan pandangannya tentang ajaran Islam berdasarkan Alquran dan Hadis. Abstract: Novel as a part of fiction that tells story, has two functions. They are entertainment and esthetics functions. Habiburrahman El-Shirazy expresses his view about Islamic teachings through novel Ayat-Ayat Cinta (AAC). In the novel AAC, Habiburrahman El-Shirazy shows readers how to make relationship with other people: moslems or not, older people, a guest, and a relationship between man and woman. He also shows the readers about other Islamic teachings such as marrital, dressing up and bathing ethics. He expressed his view about Islamic teachings based on Alquran and Hadis. Keywords: novel, esthetic functions, Islamic teachings
Copyrights © 2009