Artikel ini mengkaji munculnya degradasi ekologis dan kapitalisme dalam materi Revolusi Hijau dalam buku teks sejarah sekolah. Pewacanaan Revolusi Hijau cenderung membuat pembaca menganggapnya sebagai sebuah pencapaian yang telah dilakukan pemerintahan Orde Baru. Menggunakan Analisis Wacana Kritis yang mencoba memahami kontruksi sosial yang dibangun oleh materi tersebut melalui pembahasaan yang ditulis dalam buku teks sejarah untuk kelas XII program ilmu alam yang ditulis oleh I Wayan Badrika. Kajian ini menemukan bahwa wacana yang dibangun dalam materi ini telah menempatkan Revolusi Hijau di Indonesia sebagai sebuah program yang berhasil, namun tidak secara kritis menampilkan dampak kerusakan lingkungan dan kultural yang ditimbulkan. Ini merefleksikan bahwa pembuat wacana mencoba menghegemoni pembaca dengan visi ideologi Orde Baru mengenai Revolusi Hijau adalah baik, bermanfaat, dan tidak berdampak negatif.
Copyrights © 2018