Keutuhan sebuah wacana ditentukan oleh bcberapaaspek. Aspek-aspek tersebut scbagian besar cenderung berorientasipada segi semantis; yaitu pada 'sistem pertalianmakna' antarbagian (proposisi) wacana itu sendiri. Salah satubentuk sistern pertaIian rnakna yang dikaji dalam rnakalah iniialah aspek inferensi.Sistcm pertalian makna inferensi - dalam wacanaJawa - mampu mempertalikan makna-makna dalam suatukesatuan yang integraIistik dan koherensif. Meskipun sistempertaliannya bersifat deep structure, dari dalam, akan tetapihubungan dan keterkaitan antarmakna dapat ditangkap dandipahami keberadaannya.Dengan adanya bangunan inferensi, maka sebuahwacana akan terbentuk mC'njadi konstruksi semantis yangutuh dan koheren.sif.
Copyrights © 1995