Sekolah seharusnya menjadi tempat belajar yang damai nir kekerasan, agar peserta didik dapat belajar dengan aman dan nyaman. Namun kenyataannyamasih terjadi tindak kekerasan di SMP Negeri 3 Banguntapan baik kekerasan yang dilakukan oleh pendidik maupun kekerasan yang dilakukan oleh sesama peserta didik. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk penerapan strategi “Petruk” sebagai upawa mewujudkan SMP Negeri 3 Banguntapan menjadi sekolah damai nir kekerasan. Faktor penyebab terjadinya kekerasan berasal dari faktor peserta didik, pendidik, keluarga, dan lingkungan. Untuk mengatasi masalah kekerasan perlu diwujudkan sekolah damai nir kekerasan, yaitu sekolah yang kondusif bagi proses belajar mengajar yang memberikan jaminan suasana kenyamanan dan keamanan baik fisik maupun psikologis pada setiap komponen di sekolah karena adanya kasih sayang, perhatian, kepercayaan dan kebersamaan. Untuk mewujudkan sekolahdamai nir kekerasan digunakan strategi Petruk yang merupakan akronim dari dari P adalahpendekatan welas asih, E adalah empowerment atau pemberdayaan, T adalah teaching atau pembelajaran, R adalah reinforcement atau penguatan, U adalah unjuk kreasi, dan K adalah komprehensif.
Copyrights © 2017