Kemampuan berbahasa dan berkomunikasi anak tuna rungu wicara perlu dikembangkan sejak dini dengan bimbingan khusus untuk bekal hidup di masyarakat luas. Sesuai karakteristik anak yang pemata maka media visual dalam pengaiaran bahasa sangat dibutuhkan untuk menarik perhatian minat dan keingintahuan anak terhadap obyek. Dari obyek tersebut dapat diungkap beberapa kosakata sehingga terjadi peningkatan penguasaan kotakata dan bahasa
Copyrights © 2002