Jurnal Penelitian Humaniora
Vol 17, No 2: Oktober 2012

PENGARUH PENGASUHAN DAN PENGETAHUAN ORANGTUA TENTANG NAPZA TERHADAP PERILAKU RELAPSE ANAK

Sri Weni Utami (FIP Universitas Negeri Malang)
Hetti Rahmawati (FIP Universitas Negeri Malang)
Rias Gesang Kinanti (FIP Universitas Negeri Malang)



Article Info

Publish Date
12 Feb 2015

Abstract

Peran orangtua penting dalam menanggulangi penyalahgunaan NAPZA remaja dan upaya pencegahan kekambuhan (relapse prevention) karena orangtua adalah subsistem sentral pengendali sebuah keluarga dengan anak-anak  di  dalamnya.  Sehingga  orangtua  memerlukan  kesempatan belajar ketrampilan dalam hal mengurangi risiko perilaku relapse anak. Parent  Support  Training  sebagai  salah  satu  alternatif  edukasi  bagi orangtua   remaja   penyalahguna NAPZA untuk  belajar   dan   berlatih tentang:  pengetahuan  tentang   NAPZA,  adiksi,  pencegahan  perilaku relapse dan dimensi pengasuhan efektif serta belajar rencana tindakan. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan survei awal penjajakan untuk menguji  pengaruh  pola  pengasuhan  orangtua  (variabel  bebas)  dan pengetahuan orangtua tentang NAPZA (variabel bebas) terhadap perilaku relapse   anak   kembali   menyalahgunakan   NAPZA   (sebagai   variabel tergantung).  Metode pengambilan  data  dengan  metode angket, analisis data  angket  dengan  analisis  regresi.  Data  tambahan  diperoleh  dari analisis  kebutuhan  pelatihan  parent  support  training    tentang  urgensi pelatihan,  karakteristik,  bahan  dan  strategi  pelatihan  dengan  metode wawancara. Analisis deskriptif digunakan untuk mengolah hasil survei. Subjek  penelitian  terdiri  dari  60  orangtua  dari  remaja  penyalahguna NAPZA yang berada di kota Malang, Yogyakarta dan Bogor. Hasil analisis regresi menyatakan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara pola asuh orangtua dengan   perilaku relapse anak (p- value 0,05), pengetahuan orangtua tentang NAPZA tidak berpengaruh terhadap  perilaku  relapse  subjek  (p-value    0,05),  secara  bersama variabel pola asuh orangtua dan pengetahuan orangtua tentang NAPZA memberikan kontribusi sebesar 30,10% terhadap perilaku relapse anak (R2 = 0,301; p-value 0,000). Sumbangan sebesar 69,99% dijelaskan oleh faktor-faktor selain kedua variabel bebas tersebut. Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 60% menghendaki pelatihan mencegah kekambuhan/preventing relapse, 40% coping masalah anak, dan bahan pelatihan sebaiknya memberi pemahaman tentang dimensi pengasuhan, NAPZA, adiksi dan pencegahan kekambuhan. Penelitian ini menunjukkan peran penting pola pengasuhan orangtua dalam pencegahan perilaku relapse anak. Maka perlu pengembangan model parent support training untuk peningkatan ketrampilan pengasuhan efektif bagi orangtua yang memiliki anak recovering addict. Pengembangan media pembelajaran termasuk modul, panduan dan buku bacaan dengan mempertimbangkan hasil survei ini

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

humaniora

Publisher

Subject

Humanities Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Penelitian Humaniora is published by Institute of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta Jurnal Penelitian Humaniora publishes articles of non educational research and issues related to humanity (culture, language, arts, social ...