Wilayah Perairan Selatan Khatulistiwa Kalimantan Barat merupakan bagian dari Wilayah Pengelolaan Ikan Republik Indonesia (WPPRI) 711. WPPRI 711 merupakan wilayah perairan yang potensial dalam sektor penangkapan ikan (Dinas Kelautan dan Perikanan,2010). Di wilayah ini terdapat dua buah pelabuhan perikanan eksisting yaitu pelabuhan perikanan sukadana dan pelabuhan perikanan sukabangun. Pada penelitian ini aspek-aspek yang belum diperhatikan dalam pembangunan pelabuhan perikanan seperti jarak fishing ground terhadap lokasi pelabuhan, kecepatan angin serta arus diteliti. Dengan mengunduh data citra satelit diolah menggunakan Arcgis 10.1. Didapatkan berupa peta sebaran fishing ground, peta kecepatan angin, peta kecepatan arus permukaan selama 12 bulan dalam 10 tahun. Hasil tersebut dianalisis kembali sehingga mendapatkan luasan fishing ground yang terbesar pada bulan april yaitu sebesar 19.77 pada perairan Kayong Utara. Sedangkan kecepatan angin dan arus terbesar pada bulan agustus yaitu sebesar 15,7 m/s serta arus 3,7 m/s pada perairan Ketapang. Selanjutnya dilakukan pembobotan terhadap lokasi pelabuhan perikanan eksisting sehingga didapatkan hasil bahwa dari dua pelabuhan perikanan yang sudah ada, hanya pelabuhan sukadana yang dikategorikan ‘sesuai’. Selain dua lokasi pelabuhan eksisting, terdapat daerah potensial penagkapan ikan lainnya yaitu di perairan Kubu Raya. Namun di daerah tersebut belum ditemukan pelabuhan perikanan. Sehingga, disarankan untuk direncanakan pembangunan pelabuhan perikanan di wilayah perairan. Kata Kunci : Arus Permukaan, Fishing ground, Pelabuhan Perikanan.
Copyrights © 2019