JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019

OPTIMALISASI BIAYA PELEDAKAN BATU GRANODIORIT DI PT GILGAL BATU ALAM LESTARI SUNGAI DURI II KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH

Cynthia Fairuz Izdihar (Unknown)
- Syahrudin (Unknown)
Budhi Purwoko (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Jan 2020

Abstract

PT Gilgal Batu Alam Lestari merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan. Kegiatan peledakan merupakan salah satu kegiatan utama dalam kegiatan penambangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya optimal yang dikeluarkan oleh PT Gilgal dalam kegiatan peledakan yang sesuai dengan target. Penelitian untuk menganalisa geometri batuan dengan menggunakan geometri R.L. Ash. Paramater yang mempengaruhi meliputi depresiasi peralatan yang digunakan, biaya perawatan dan pemeliharaan peralatan, gaji crew pemboran dan peledakan, biaya handak dan peralatan peledakan serta biaya bahan bakar dan pelumas. Hasil penelitian yang dilakukan, disimpulkan bahwa pada bulan November tahun 2018 diketahui bahwa dari empat kali peledakan, PT Gilgal belum melebihi target peledakan batuan per minggu yakni 2.000 m³. Total keseluruhan biaya peledakan selama 30 hari yaitu sebesar Rp 468.218.529,41 dengan jumlah lubang ledak sebanyak 1.300 lubang dan jumlah batuan yang terbongkar yaitu 6.489,60 m³. Setelah dilakukan optimalisasi biaya dengan melakukan perubahan geometri peledakan, maka target produksi peledakan dapat tercapai oleh PT Gilgal dengan biaya peledakan yang optimal. Rancangan geometri usulan akan menghasilkan pembongkaran batuan sebesar 2.000 m³ yang memerlukan biaya sebesar Rp 105.082.091,20 dengan biaya per lubang ledak sebesar Rp 363.605,85 dan biaya per kubik sebesar Rp 52.541,05.Kata kunci: biaya peledakan, geometri peledakan, R.L.Ash, peledakan

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...