JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019

ANALISIS ANGGARAN BIAYATERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN DUPLIKASI JEMBATAN LANDAK

Rachmad Junaidi (Unknown)
Endang Mulyani (Unknown)
- Rafie (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Oct 2019

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang dengan banyak sekali pembangunan infastruktur. Salah satunya di kota Pontianak. Dalam pekerjaan proyek salain di butuhkan waktu yang tepat, mutu dan biaya, perusahaan juga harus memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja pada suatu proyek tersebut. Tidak sedikit kecelakaan kerja terjadi di proyek. Oleh sebab itu penulis ingin sekali mengambil penelitian tentang analisis anggaran biaya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja pada proyek pembangunan duplikasi jembatan Landak yang mana skripsi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat resiko setiap pekerjaan, pengendalian kecelakan kerja dan mendapatkan anggaran biaya K3, dalam membuat skipsi ini penulis mengunakan hard analisis untuk metode pengendalain kecelakaan yang di mulai mencari identifikasi resiko selanjutnya mencari kekeraban dan keparahan menggunakan kuesioner lalu mancari skor resiko dan membuat tabel job safety analisis (JSA)  pekerjaan sampai mencari anggaran biaya K3 di proyek tersebut. untuk yang pertama mendapatakan hasil skor resiko yang masuk katagori high risk 6 jenis pekerjaan, sedangkan katagori moderite risk 32 pekerjaan dan katagori yang termasuk low risk 21 jenis pekerjaan  untuk yang kedua di didapat anggaran biaya K3 yang di hitung dari setiap pekerjaan dari high risk,mederite risk dan low risk mendapatkan anggaran biaya sebesar Rp.381,734.000 hanya 0,58% dari nilai kontrak proyek.Kata kunci : analilis anggaran biaya keselaman dan kesahatan kerja, laporan

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...