Tepung jagung yang diproduksi di Propinsi Aceh diolah secara tradisional dan lebih terbatas untuk kebutuhan sendiri. Jumlah dan mutu tepung jagung relatif masih rendah. Hal ini dikarenakan rendahnya pengetahuan produsen tentang teknologi penepungan jagung. Penelitian ini untuk melihat pengaruh kadar air biji jagung dan laju pengumpanan pada  penggilingan menggunakan alat penggiling tipe disk mill terhadap mutu tepung jagung. Penelitian ini menggunakan Analisis Varians faktorial yaitu rancangan acak kelompok faktorial. Diperoleh hasil bahwa kadar air berpengaruh sangat nyata terhadap kapasitas giling, rendemen, temperatur dan kadar air tepung jagung. Laju pengumpanan berpengaruh sangat nyata terhadap kapasitas giling dan temperatur. Kadar air tepung jagung terjadi peningkatan pada perlakuan kadar air biji jagung 8% sedangkan untuk perlakuan kadar air biji jagung 13% dan 16% kadar air tepung mengalami penurunan. Temperatur jagung mengalami peningkatan setelah proses penggilingan. Rendemen tertinggi sebesar 82,96% dan kapasitas giling tertinggi sebesar 16,51 kg/jam.
Copyrights © 2013