Pendidikan Geografi
Vol 11, No 22 (2013): Volume 11 Nomor 22 Desember 2013

POTENSI AIRTANAH di CEKUNGAN AIRTANAH (CAT) PALU BERDASARKAN SATUAN HIDROMORFOLOGI DAN HIDROGEOLOGI

*), Zeffitni ( Dosen Jurusan Teknik Sipil, Universitas Tadulako Sulawesi Tengah)



Article Info

Publish Date
24 Mar 2014

Abstract

Abstrak : Potensi airtanah pada setiap satuan hidromorfologi dan hidrogeologi ditentukan oleh karakteristik akuifer pada setiap sistem akuifer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi satuan hidromorfologi dan hidrogeologi CAT Palu dalam penentuan tingkat potensi relatif airtanah berdasarkan karakteristik airtanah. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis spasial dan lingkungan (spasio ekologikal). Analisis spasial ditujukan untuk mengetahui agihan airtanah (bebas, mataair dan tertekan) dengan satuan bentuklahan sebagai satuan evaluasinya. Analisis kelingkungan digunakan untuk mengetahui karakteristik airtanah pada setiap satuan bentuklahan. Metode analisis ditujukan untuk variabel karakteristik airtanah dengan menyusun: 1). satuan hidromorfologi untuk airtanah bebas dan mataair dengan lingkup kajian, antara lain: kedalaman muka airtanah (freatik), fluktuasi airtanah, permeabilitas akuifer, kuantitas dan kualitas airtanah, 2). satuan hidrogeologi untuk penentuan tingkat potensi airtanah tertekan dengan lingkup kajian, antara lain: geometri dan konfigurasi akuifer, litologi penyusun akuifer, parameter akuifer dan non akuifer, muka piezometrik, kuantitas (debit jenis dan debit optimum) dan kualitas airtanah. Meskipun ruang lingkup kajian tersebut berbeda, namun dalam analisis tingkat potensi airtanah baik pada sistem akuifer bebas ataupun tertekan, antara satuan hidromorfologi dan hidrogeologi, diintegrasikan untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif dan tidak bersifat regional semata. Hasil penelitian sebagai berikut: 1). atas dasar bentuklahan, kondisi geologi dan karakteristik airtanah maka daerah penelitian secara umum dikategorikan sebagai Satuan Hidromorfologi Dataran Aluvial yang disusun oleh satuan geologi Aluvium dan Formasi Pakuli. Meskipun di CAT Palu juga terdapat satuan bentuklahan perbukitan denudasional tapi keberadaan airtanah pada satuan bentuklahan ini hanya setempat – setempat, 2). berdasarkan satuan bentuklahan CAT Palu maka satuan hidromorfologi CAT Palu pada umumnya didominasi oleh satuan hidromorfologi dataran aluvial, 3). karakteristik airtanah di CAT Palu berbeda pada setiap satuan bentuklahan dan dipengaruhi oleh litologi batuan penyusun akuifer pada Aluvium dan Formasi Pakuli, dan 4). tingkat potensi relatif airtanah CAT Palu berdasarkan karakteristik airtanah pada satuan hidromorfologi dataran aluvial, berkisar dari sedang-tinggi.     Kata kunci: cekungan, airtanah, akuifer, hidromorfologi, hidrogeologi

Copyrights © 2013