Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
2009

Perencanaan Penempatan Base Station WCDMA di Denpasar

I Putu.D Irawan (Unknown)
Arfianto Fahmi (Unknown)
Kris Sujatmoko (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Aug 2009

Abstract

Kongesti merupakan fenomena penurunan perfomansi jaringan akibat dari permintaan bandwith user melebihikapasitas yang disediakan oleh jaringan. Transmission Control Protocol (TCP) adalah sebuah transportprotocol yang dapat mendeteksi pembuangan paket dan menginterpretasikan pada sumber sebagai indikasiterjadi kongesti pada jaringan. Active Queue Management (AQM) merupakan suatu mekanisme proaktif darirouter untuk memberikan indikasi terjadinya kongesti pada jaringan. Makalah ini membahas tentangpenghindaran kongesti dengan menggunakan mekanisme AQM, yaitu Random Early Detection (RED)termodifikasi. Langkah pertama yang dilakukan adalah membangun model matematika dari prilaku aliran TCP.Selanjutnya, menganalisis model sehingga masalah AQM dapat dipandang sebagai masalah kontrol umpanbalik. Akhirnya, dengan menggunakan aproksimasi Padé untuk masalah delay, masalah kontrol umpan balikdisimulasikan menggunakan network simulator (ns) dan dianalisis performansi RED termodifikasiberdasarkanparameter Quality of Service (QoS) , antara lain : throughput, panjang antrian, utilization link, index fairness,dan delay serta stabilitas sistem.Kata Kunci: Quality of Service (QoS), TCP, AQM, RED termodifikasi

Copyrights © 2009