Jurnal IKA
Vol 8, No 2 (2010)

ANAK TIDAK SAH DALAM PERKAWINAN YANG SAH (Studi Kasus Perkawinan Menurut Hukum Adat Bonyoh )

Rai Yuliartini, Ni Putu (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan syarat-syarat sahnya perkawinan menurut hukum adat Bonyoh dan memformulasikan sebab-sebab terjadinya anak yang tidak sah dalam perkawinan yang sah. Teknik penarikan dan pengembangan informan penelitian dilakukan secara bertujuan  (purposive sampling tecknique), kemudian jumlah dan jenisnya dikembangkan secara “snowball sampling tecnique” bergulir sampai tercapainya kejenuhan data dimana informasi/data telah terkumpul secara tuntas. Instrumen penelitian dalam penelitian ini, menggunakan prinsip bahwa peneliti adalah instrumen utama penelitian (human instrumen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan yang  sah menurut hukum adat Bonyoh adalah perkawinan yang melalui empat tahapan yaitu (1) memadik, adalah meminta calon mempelai perempuan oleh keluarga laki-laki (2) mebayahan, merupakan prosesi upacara di mana kedua mempelai dinyatakan sah sebagai suami istri secara niskala (gaib) (3) megagapan, yaitu keluarga mempelai laki-laki kembali membawa tipat dan bantal kepada keluarga mempelai perempuan sebagai tanda telah terjadinya tali kekeluargaan diantara kedua keluarga dan sahnya perkawinan secara hukum adat Bonyoh (4) merebu, yaitu upacara yang dilangsungkan agar kedua mempelai dapat memasuki areal tempat suci dan dikembalikan dari segala cuntaka saat melangsungkan perkawinan.   Kata-kata kunci : anak tidak sah, perkawinan yang sah

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

IKA

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Ikatan Keluarga Alumni is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational ...