Lahan terlantar di propinsi Jawa Barat masih sangat luas dan merupakanmasalah utama ditinjau dari aspek teknis dan sosial ekonomi. Sebagian lahanterlantar dikuasai oleh perusahaan swasta, yang akan digunakan sebagaikawasan industri, pemukiman atau perkebunan. Masyarakat yang tinggal disekitar lahan tersebut hidup dalam kemiskinan dan mereka memerlukan lahanuntuk ditanami dengan tanaman pangan. Tetapi, para pemegang hak atas tanahtelah membiarkan lahannya dalam keadaan tidak produktif. Studi ini bertujuanuntuk mengevaluasi berbagai peraturan pemerintah yang ada sebagai dasaruntuk mengembangkan konsep pengelolaan lahan terlantar secara berkelanjutansehingga dapat membantu pengentasan kemiskinan masyarakat di sekitarnya.
Copyrights © 2003