Zuriat
Vol 19, No 1 (2008)

Daya Gabung dan Heterosis Ketahanan Terhadap Hama Gudang (Sitophilus zea-mays) Galur-Galur DMR dan QPM Berdasarkan Analisis Line x Tester

D. Ruswandi (Unknown)
I. Zaitun (Unknown)
S. Ruswandi (Unknown)
N. Rostini (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Sep 2015

Abstract

Informasi daya gabung umum dan daya gabung khusus komponen resistensi dari galur tetua diperlukan untuk pembentukan kultivar hibrida yang superior tahan hama gudang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai daya gabung umum dan daya gabung khusus komponen resistensi dari galur-galur Downy Mildew Resistance (DMR) dan Quality Protein Maize (QPM). Tujuh galur murni dan 12 hibrida silang tunggal jagung koleksi Laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, diuji menggunakan metode eksperimen ditata dalam rancangan acak kelompok diulang tiga kali. Percobaan dilaksanakan di Laboratorium Entomologi jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, dari bulan Agustus 2004 sampai November 2004. Galur DMR Ki 3 dan MR 10 merupakan penggabung umum yang baik untuk komponen resistensi persen kehilangan bobot dan persen kerusakan benih. Galur QPM CML 163 merupakan tester yang baik  untuk kehilangan bobot dan persen kerusakan benih. Sedangkan CML 161 merupakan tester yang baik hanya untuk karakter persen kehilangan bobot biji. Pasangan persilangan P 345 x CML 163 merupakan penggabung khusus yang baik untuk komponen resistensi kehilangan bobot biji dan persentase serangan. MR 10 x CML161 memiliki nilai tertinggi untuk heterosis baik MPH maupun HPH pada komponen resistensi kehilangan bobot biji dan persentase serangan.

Copyrights © 2008