Keterlambatan bicara atau delayed speech menunjukkan perkembangan di bawah rata-rata anak normal. Anak yang mengalami gangguan bicara mengakibatkan ketidakjelasan pada proses artikulasi berupa produksi voiced dan unvoiced dan intonasi. Analisis sonority peak digunakan dalam penelitian ini dibantu dengan perangkat lunak SpeechFiling System untuk melakukan melakukan segmentasi dan transkripsi dengan hasilspectrum data bunyi. Hasil penelitian menunjukkan range frekuensi sekitar 100-200 Hz,sonority peak ditemukan pada vocal(voiced) pada silabel pertama. Secara visual fitur hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita delayed speech mengalami gangguanproduksi bicara (intelligibility), kurangnya output verbal dan pemahaman kata, namun visual languagenya berfungsi baik. Temuan sonority peak atau silabel tidak stabil padakelompok usia rendah maupun tinggi.
Copyrights © 2012