Tuntutan konsumen (wali murid) serta perkembangan dunia pendidikan yangsemakin pesat, memerlukan strategi agar dapat bertahan apalagi memenangkanpersaingan diantara para kompetitor. Tujuan kompetisi ini adalah untuk dapatmemperoleh kesan yang positif di hati pengguna jasa pendidikan anak prasekolah,kepuasan wali murid adalah sasaran utama agar perusahaan tetap eksis. Kepuasanwali murid menjadi motivasi untuk dapat menciptakan ide inovatif dan kreatif untukmencapai masa depan yang lebih baik.Dengan tujuan untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan antarakualitas pelayanan dengan kepuasan wali murid, serta adanya gap yang positif antaraharapan dan kenyataan. Salah satu cara untuk mengukur kualitas pelayanan adalahdengan menganalisa dimensi kualitas layanan (service quality) yang meliputi dimensireliability, responsiveness, assurance, emphathy dan tangibles yang mempunyaipengaruh signifikan terhadap kepuasan wali murid.Dalam analisa data yang menggunakan alat analisis multiple regression (regresiberganda) diketahui bahwa dari kelima dimensi jasa tersebut semuanya berpengaruhterhadap kepuasan wali murid Taman Pendidikan Prasekolah Al-Azhar Syifa Budi. Haltersebut diketahui dari analisis regresi berganda bahwa koefisien masing-masingdimensi kualitas pelayanan bertanda positif, yang berarti bahwa peningkatan kualitasjasa cenderung diikuti oleh peningkatan kepuasan wali murid TPP Al-Azhar Syifa BudiSurakarta. Pada Uji F menunjukkan bahwa nilai signifikansi probabilitas 0,000 < α(0,05), maka regresi dinyatakan signifikan, terdapat pengaruh yang berarti denganreliability, responsiveness, assurance, emphathy dan tangibles secara bersamaterhadap kepuasan wali murid. Sedangkan pada uji T nilai signifikansi probabilitas p<α (0,005) hanya terjadi dalam dimensi reliability (0,02), emphathy (0,007), dantangibles (0,010). Hal ini berarti secara parsial / sendiri-sendiri mempunyai pengaruhyang signifikan terhadap kepuasan wali murid, dan untuk dimensi responsiveness(0,127) dan assurance (0,586), nilai signifikan terhadap kepuasan wali murid. Sertadalam analisis gap rata-rata ditemukan gap negatif yang berarti wali murid belummerasakan kepuasan.Kata kunci : Kepuasan dan kualitas layanan
Copyrights © 2013