Konflik adalah suatu yang selalu kita hadapi dalam hubungan antar manusia. Tidak bisa dihindari bahwa suatu ketika kita akan menghadapi konflik walaupun dengan konflik akan membuka peluang untuk berkolaborasi kalau kita mampu mengatasinya dengan baik. Demikian juga, kolaborasi bisa menjadi konfrontasi kalau kita tidak bisa mengelolanya dengan baik. Pertama-tama, paper ini akan menjelaskan tentang apa itu drama theory, dan untuk menjelaskannya dengan mudah adalah dengan membandingkannya game theory yang umum. Kemudian, artikel ini akan menjelaskan bagaimana drama theory bisa digunakan untuk menganalisis dinamika konflik yang muncul dalam kasus polusi sungai Citarum. Akhirnya, paper ini akan menunjukkan bagaimana seorang fasilitator (analis) dapat mengusulkan suatu penyelesaian untuk konflik tersebut yang mengarah kepada kolaborasi/kerjasama antar semua pihak yang terlibat. Katakunci: drama theory, dinamika konflik, analisis konfrontasi, negosiasi, polusi sungai Citarum.
Copyrights © 2005