E-Jurnal Gloria Yuris Prodi Ilmu Hukum (Jurnal Mahasiswa S1 Fakultas Hukum) Universitas Tanjungpura
Vol 3, No 1 (2014): JURNAL MAHASISWA S1 FAKULTAS HUKUM UNTAN

MENINGKATNYA ANGKA KEJAHATAN YANG DI LAKUKAN OLEH ANAK DI KOTA SINGKAWANG DITINJAU DARI SUDUT KRIMINOLOGI

- A01109012, FANSER SYAHTRIAWAN (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2014

Abstract

Seiring dengan kemajuan zaman maka perubahan sosial adalah sesuatu yang sudah pasti terjadi di dalam masyarakat dewasa ini. Kesulitan mengadakan adaptasi menyebabkan banyak kebimbangan, kebingungan, kecemasan dan konflik terhadap diri seseorang. Sebagai dampaknya orang lalu mengembangkan pola tingkah-laku menyimpang dari norma – norma umum yang sudah ada, dengan jalan berbuat semau sendiri demi keuntungan sendiri dan kepentingan pribadi, kemudian mengganggu dan merugikan pihak lain. Di dalam perkembangan masyarakat yang  seperti ini, pengaruh budaya di luar sistem masyarakat sangat mempengaruhi perilaku anggota masyarakat itu sendiri  terutama anak-anak. Anak merupakan aset dan generasi penerus baik itu bagi keluarga, bangsa, dan negara oleh karena itu sudah seharusnya kita memberikan perhatian yang lebih terhadap masa depan dari anak tersebut jangan sampai mereka justru terjerumus ke dalam pergaulan yang salah dan berujung pada sebuah tindak kejahatan yang di lakukan oleh anak Sebagaimana yang terlihat pada akhir – akhir ini di kota Singkawang di mana angka kejahatan anak meningkat jumlahnya dalam beberapa tahun belakangan ini. Berdasarkan data yang penulis dapatkan dari kepolisian kota singkawang terdapat peningkatan jumlah kasus terkait kejahatan yang di lakukan oleh anak di kota Singkawang, di mana secara kuantitas di mulai dari periode januari tahun 2010 sampai periode Maret 2014 terdapat 71 kasus terkait kejahatan yang di lakukan oleh anak dengan rincian sebagai berikut : bulan januari tahun 2010 sampai dengan desember tahun 2010 sebanyak 10 kasus, bulan januari tahun 2011 sampai dengan bulan desember tahun 2011 sebanyak 14 kasus, bulan januari tahun 2012 sampai dengan desember tahun 2012 sebanyak 18 kasus, januari 2013 sampai dengan desember 2013 sebanyak 22 kasus, dan januari 2014 sampai dengan maret 2014 sebanyak 7 kasus. Sedangkan jika di lihat dari kualitas perbuatan melawan hukumnya juga tidak kalah meningkatnya di mana perbuatan melawan hukum yang di lakukan oleh anak ini sudah sampai batas yang pada orang dewasa di sebut dengan kejahatan di antaranya kasusnya adalah pencurian, penganiayaan, persetubuhan, narkoba dan lain sebagainya. Dalam penelitian ini yang menjadi permasalahanya adalah : Faktor faktor apa saja yang menjadi sebab meningkatnya angka kejahatan yang di lakukan oleh anak di kota Singkawang di tinjau dari sudut kriminologi. Adapun dalam penulisan ini  penulis menggunakan  metode empiris dengan pendekatan deskriptif analisis, yaitu meneliti dan menganalisis keadaan subyek dan obyek penelitian berdasarkan fakta – fakta sebagaimana adanya untuk kemudian menemukan faktor apa saja yang menjadi penyebab anak melakukan tindak kejahatan di kota Singkawang melalui tinjauan kriminologi. Adapun teknik yang di gunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi langsung yakni berkomunikasi dan berhadapan langsung dengan sumber data dalam hal ini para petugas kepolisian Resort Kota Singkawang dan teknik komunikasi tidak langsung yakni dengan menyebar alat komunikasi tidak langsung berupa angket kepada responden dalam hal ini yaitu anak yang melakukan kejahatan di kota singkawang. Setelah melakukan serangkaian penelitian penulis kemudian berhasil menarik beberapa kesimpulan mengenai faktor dominan yang menjadi sebab anak melakukan kejahatan di kota singkawang yakni, faktor lingkungan di mana tempat anak tersebut bergaul di keseharianya dan faktor lemahnya perhatian serta pengawasan dari orang tua anak itu sendiri. Seperti yang telah di sebutkan di atas meningkatnya angka kejahatan anak di kota singkawang di sebabkan oleh dua faktor yang dominan yaitu faktor lingkungan di mana lingkungan merupakan tempat anak bergaul dan menghabiskan hari – harinya dengan mencontoh apa yang ia dapat dari lingkungan tempat ia bergaul tersebut dan faktor pengawasan serta perhatian yang lemah dari orang tua yang menyebabkan anak menjadi hilang kontrol dalam melakukan suatu perbuatan. Dalam menangani permasalahan anak ini perlu kiranya ada perhatian dan penanganan secara serius baik dari orang tua,keluarga, masyarakat serta instansi pemerintahan terkait yang ikut bertanggung jawab terhadap permasalahan anak ini untuk kemudian dapat di temukan solusi yang tepat dalam membantu mencerahkan masa depan anak  mengingat anak adalah merupakan ujung tombak dan generasi penerus bagi kemajuan suatu bangsa. Keyword : Anak, Kejahatan, Kriminologi

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jmfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Berisi Jurnal-Jurnal Mahasiswa S1 Prodi Ilmu Hukum UNTAN (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...