E-Jurnal Gloria Yuris Prodi Ilmu Hukum (Jurnal Mahasiswa S1 Fakultas Hukum) Universitas Tanjungpura
Vol 2, No 1 (2013): JURNAL MAHASISWA S1 FAKULTAS HUKUM UNTAN

PERMASALAHAN PENEGAKAN HUKUM DALAM MENGUNGKAPTINDAK PIDANA PEREDARAN NARKOTIKA DI WILAYAH BETING KELURAHAN KAMPUNG DALAM BUGIS PONTIANAK TIMUR OLEH POLRESTA PONTIANAK

- A01108062, EVAN MURDIANTO (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2014

Abstract

Diwilayah Beting Kampung Dalam Bugis tumbuh subur dan telah menjadi kawasannarkotika, sebabkeuntungan yang besarbagimereka yang berhasilmengedarkannarkotikamematahkan rasa jeraatautakutterhadapsanksihukuman yang diaturdalamUndang-Undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika danUndang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropik. selainitu, belum ada upaya yang benar-benar maksimal dilakukan oleh Satuan Reserse Narkotika khususnya terhadap pengedarnya, di mana peredaran narkotika masih saja tetap terjadi di wilayah Beting Kecamatan Pontianak Timur karena kawasan ini dianggap sebagai salah satu kantong peredaran narkotika di Kota Pontianak. Sehingga yang menjadi masalahdalampenelitianiniyaitu : “MengapaPenegakanHukumDalamMengungkapTindakPidanaPeredaranNarkotika Di Wilayah BetingKelurahanKampungDalamBugis Pontianak TimurOlehPolresta Pontianak  BelumBerjalanSecaraEfektif ”? Bahwaperedarannarkotikaselamatigatahun di wilayahkawasanBetingKelurahanKampungDalamBugis Pontianak Timurmengalamifluktuasidimana para pelakunyaberasalbaikdari yang masihmenjadiPelajar, pengangguranbahkan yang sudahbekerjakarenapengaruh lingkungan, backinganaparat, kekesalandanmenghindaridari persoalanataupermasalahanekonomi keluarga yang ruwetsertafaktor ekonomidenganmengedarkan (menjual) narkotikagolongan I darijenis shabudanganja yang berlangsungantaradibawah 1 tahunhingga 1-3, dan di atas 3 tahuntahunsudah melakukan praktek peredaran narkotika yang diperoleh dari teman/oknum aparatdanSindikatnarkotika. Bahwa hambatan yang dihadapi oleh SatuanReserseNarkotikadalampengungkapanpenyalahgunaannarkotikadi wilayah Beting terutama dalam menemukan aktorintelektual (bandarbesarnarkotika) dankurangnyasaranadanprasanapendukunguntukmengungkaptindakpidananarkoba, dikarenakan mayoritaspelaku yang menyalahgunakannarkotika yang tertangkapadalahkurir dengan berbagai modus operandi. Selsain itu adanyadugaananggotaPolri yang terlibatdalampenyalahgunaannarkobadanmasihadanyaanggotaPolri yang belummengikutipendidikandankejuruansesuaikebutuhanorganisasi. Untukmengatasikesulitantersebutdiperlukansuatuupayaberupalatihan rutin sebagai alternatif untuk mengatasi kekurangan pendidikan khusus mengenai penyidikan narkotikadanpenyuluhan kepadamasyarakatsecaraberkesinambungansebagai upaya penanggulangan preventif tindak pidana narkotika.   Kata Kunci :PenegakanHukum, Peredaran, Narkotika.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jmfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Berisi Jurnal-Jurnal Mahasiswa S1 Prodi Ilmu Hukum UNTAN (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...