Guru Membangun
Vol 30, No 1 (2014): Januari 2014

Model Pendidikan Karakter Terintegrasi untuk Penanaman Nilai-Nilai Dasar Harmoni Sosial bagi Daerah Rawan Konflik (Studi Pengembangan di Sekolah Dasar Kabupaten Rawan Konflik Prov. Kalbar)

Aunurrahman A. (Unknown)
Marmawi R. (Unknown)
Halida H. (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Nov 2016

Abstract

Pluralisme merupakan realitas empirik yang harus dipahami dan diterima dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kesadaran akan pluralisme perlu dikenalkan dan ditanamkan sejak anak-anak berada di bangku sekolah dasar agar sejak dini dapat tumbuh kesadaran betapa penting kebersamaan, saling memahami, menghargai dan pada akhirnya dapat tercipta kehidupan yang harmoni dalam keberagaman. Penelitian yang dirancang dalam dua tahap ini diarahkan untuk menghasilkan model pendidikan karakter terintegrasi guna menanamkan nilai-nilai dasar harmoni sosial bagi siswa sekolah dasar di kabupaten rawan konflik provinsi Kalimantan Barat. Melalui uji coba model pada penelitian tahap II diperoleh simpulan bahwa model pendidikan karakter terintegrasi dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar (SD). Hal ini juga berarti bahwa nilai-nilai dasar esensial di daerah rawan konflik yaitu nilai-nilai saling menghormati dan menghargai, toleransi, kebersamaan, kebebasan, dan tanggung jawab yang dikembangkan dalam modul pembelajaran, aplikatif untuk menumbuhkan harmoni sosial bagi siswa SD.Kata kunci: pendidikan karakter terintegrasi, harmoni sosial, daerah rawan konflik

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jgmm

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Jurnal Guru Membangun terbit pertama kali sekitar tahun 1990-an yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni FKIP Universitas Tanjungpura, Pontianak. Pada perjalanannya, setelah mendapatkan issn versi cetak, jurnal ini mengalami kekosongan terbitan, sehingga ada beberapa tahun jurnal mengalami "mati suri". Di ...