Guru Membangun
Vol 30, No 1 (2014): Januari 2014

Feminisme, Budaya, dan Agama

Agus Wartiningsih (Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Tanjungpura Pontiank)



Article Info

Publish Date
26 Aug 2014

Abstract

Feminisme adalah sebuah gerakan yang dipelopori para tokoh perempuan dalam dunia politik yang berusaha memperjuangkan kesetaraan di segala bidang kehidupan. Dalam hal ini feminisme bukanlah sebuah model penjelasan tambahan di samping teori-teori politik lainnya. Feminisme justru melibatkan dirinya dalam konteks politik yang selalu menggugat struktur interaksi kekuasaan di antara perempuan dan laki-laki. Atau lebih lanjut dapat dikatak bahwa gerakan transformasi perempuan adalah suatu proses gerakan untuk menciptakan hubungan antara sesama manusia (laki-laki dan perempuan) agar lebih baik dan baru. Hubungan ini meliputi hubungan ekonomi, politik, kultural, ideologi lingkungan dan termasuk di dalamnya hubungan antara laki-laki dan perempuan. Masalah dalam lingkup feminisme sangat kompleks dan intens, sehingga memerlukan penyelesaian secara komprehensif dari berbagai pihak. Adanya kesadaran dari diri perempuan secara menyeluruh, pengakuan laki-laki terhadap perempuan, budaya yang tidak hanya berpihak pada laki-laki, akan turut membantu perjuangan gerakan feminisme ke arah yang lebih baik dan manusiawi, akan tetapi harus tetap sesuai dengan ukuran dan aturan agama.Kata kunci: Feminisme, Budaya, Agama

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jgmm

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Jurnal Guru Membangun terbit pertama kali sekitar tahun 1990-an yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni FKIP Universitas Tanjungpura, Pontianak. Pada perjalanannya, setelah mendapatkan issn versi cetak, jurnal ini mengalami kekosongan terbitan, sehingga ada beberapa tahun jurnal mengalami "mati suri". Di ...