Saus tomat merupakan pelengkap makanan seperti mie, pizza, danbakwan. SNI 01-3546-2004 mengatur batasan-batasan yang berhubungan dengansaus tomat meliputi bau, rasa, warna, jumlah padatan terlarut, keasaman, bahantambahan makanan seperti pengawet, dan pewarna tambahan, serta cemaran olehmikroba dan logam. Penelitian ini mengembangkan metode analisis logam yangmengacu pada AOAC 2005 yaitu untuk solid waste, sedangkan sampel saus tomatyang digunakan merupakan sediaan semisolid, sehingga perlu dilakukan validasimetode analisis unsur logam Pb, Cu, dan Zn dengan ICPS. Validitas metodeditunjukkan melalui parameter selektivitas, linearitas, LLOD, LLOQ, presisi, danakurasi (% recovery). Panjang gelombang selektif yang digunakan yaitu Pb283,306 nm, Cu 324,754 nm, dan Zn 213,856 nm. Lineritas kurva baku unsurlogam Pb memberi nilai r = 0,9996 dan Vxo = 2,27%, unsur logam Cu memberinilai r = 0,9998 dan Vxo = 1,68%, serta unsur logam Zn memberi nilai r = 0,9997dan Vxo = 2,17%. Nilai LLOD dan LLOQ yang dihasilkan unsur Pb adalah 0,291ppm dan 0,971 ppm, unsur Cu adalah 0,215 ppm dan 0,718 ppm, serta unsur Znadalah 0,279 ppm dan 0,930 ppm. % Recovery unsur Pb berkisar antara 84,09-91,54% ( = 88%), unsur Cu berkisar antara 90,97-92,98% ( = 91,89%), danunsur Zn berkisar antara 91,34-93,44% ( = 92,61%). Presisi yang ditunjukkandengan nilai KV memenuhi persyaratan validasi. Dengan hasil tersebut, makadapat disimpulkan bahwa metode analisis unsur logam Pb, Cu, dan Zn dalam saustomat memenuhi persyaratan validasi.
Copyrights © 2013