Boraks dilarang digunakan di dalam makanan, karena sangat berbahayabagi kesehatan tubuh diantaranya mengakibatkan demam, kerusakan ginjal,kanker, kerusakan hati, bahkan dapat mengakibatkan kematian apabiladikonsumsi dalam jangka panjang. Tetapi masih banyak digunakan dalam beberapaproduk makanan seperti mie kuning basah, bakso dan lontong. Pada penelitian inidilakukan analisis boraks didalam bakso daging sapi A dan B yang dijual di daerahKenjeran Surabaya. Hasil analisis dengan menggunakan spektrofotometri visibelpada ? 550 nm menunjukkan bahwa kedua bakso tersebut tidak mengandungboraks dan memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor722/Menkes/Per/IX/1988. Hasil validasi metode diperoleh LLOD dan LLOQ =0,009 bpj dan 0,03 bpj, Vx0=2,61%, persen akurasi bakso daging sapi A = 83,14% - 84,17%, KV bakso daging sapi A = 0,24% - 0,57%. Hasil ini telah memenuhipersyaratan validasi metode.
Copyrights © 2013