Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstraketanol daun dan kulit batang kayu manis Cinnamomum burmannii (Nees & Th.Nees) terhadap Escherichia coli dan Staphylococus aureus. Serbuk kering daundan kulit batang kayu manis diekstraksi secara modifikasi maserasi dengan pelarutetanol 80%. Uji antibakteri dengan metode difusi agar menggunakan cylinder cup.Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun kayu manis dengan konsentrasi300.000 bpj, 350.000 bpj, 400.000 bpj, 450.000 bpj, dan 500.000 bpjmenghasilkan diameter hambatan terbesar 0,994 cm pada konsentrasi 500.000 bpjterhadap Escherichia coli dan 1,214 cm pada konsentrasi 500.000 bpj terhadapStaphylococcus aureus. Sedangkan pada ekstrak etanol kulit batang kayu manisdengan konsentrasi 100.000 bpj; 130.000 bpj; 150.000 bpj; 180.000 bpj; dan200.000 bpj tidak memberikan daya hambat pada Escherichia coli dan diperolehdiameter hambatan terbesar 1,235 cm pada konsentrasi 200.000 bpj terhadapStaphylococcus aureus. Ekstrak etanol daun kayu manis dapat menghambat baikEscherichia coli maupun Staphylococcus aureus, sedangkan ekstrak etanol kulitbatang kayu manis hanya dapat menghambat Staphylococcus aureus.
Copyrights © 2013