Telah dilakukan penelitian mengenai daya antioksidan ekstrak etanolbiji kenari (Canarium indicum L.) dengan metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-picrylhydrazyl). Biji kenari yang telah dihaluskan diekstraksi secara modifikasimaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Kemudian ekstrak yang didapat diujidaya antioksidan secara kualitatif maupun kuantitatif. Dari hasil uji kualitatifdiperoleh hasil bahwa larutan uji dapat meredam radikal bebas DPPH yangditandai dengan memudarnya warna dari larutan DPPH dari warna ungu hinggamenjadi kekuningan. Hasil uji kuantitatif didapatkan dengan mengukur absorbansipada panjang gelombang maksimum DPPH yaitu 528,0 nm dengan waktu reaksi10 menit sehingga diperoleh adanya korelasi yang bermakna antara konsentrasilarutan uji dengan %peredaman. Selain itu didapat nilai EC50 rata-rata sebesar10106,7 bpj dimana untuk dapat meredam 50% radikal bebas diperlukan ekstraketanol biji kacang kenari sebanyak 1010,675 mg yang setara dengan 2,555 grambahan biji kacang kenari.
Copyrights © 2013