Lesbian masih mengalami penolakan di masyarakat terutamapada masyarakat heterosexism. Hal ini mengakibatkan timbulnya internalizedhomophobia dalam diri lesbian. Internalized homophobia adalah sebuah perasaandan pikiran negatif yang dimiliki kaum homoseksual terhadap dirinya sendirikarena identitasnya sebagai homoseksual yang diwujudkan dalam penyangkalandiri, rendah diri dan menyembunyikan identitasnya sebagai homoseksual.Berbagai faktor penyebab munculnya internalized homophobia adalah dukungansosial dan komitmen beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubunganantara dukungan sosial dan komitmen beragama dengan internalized homophobia.Subjek pada penelitian ini adalah 42 lesbian di Surabaya yang diambil denganmenggunakan teknik snowball sampling. Pengambilan data dilakukan denganmenggunakan angket dukungan sosial, komitmen beragama, dan internalizedhomophobia. Hipotesis penelitian diuji dengan teknik korelasi Spearman rankOrder. Hasil pengolahan data diperoleh bahwa tingkat dukungan sosial padasampel penelitian dominan dalam kategori sedang (40.5%) dan tingkat komitmenberagama dominan kategori tinggi (50%) sedangkan tingkat internalizedhomophobia dominan dalam kategori sedang (47.6%) dan cenderung rendah(33.3%). Dari hasil uji hipotesis diketahui bahwa tidak ada hubungan antaraantara dukungan sosial dengan internalized homophobia pada lesbian (r=0.006;p=0.972). Selanjutnya, tidak ada hubungan antara komitmen beragama denganinternalized homophobia pada lesbian (r=0.173; p=0,273).
Copyrights © 2013