PT Diantrijaya Utama Mukti merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Packaging dengan produk utamanya adalah Laminating Woven Bag.Perusahaan ini telah banyak bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besarseperti PT Cheil Jedang, PT Central Proteinaprima TBK, PT Cargill Indonesia dll.Dalam menjalankan kegiatan produksinya, perusahaan selalu berupaya untukmenghasilkan produk yang baik dan mengurangi kecacatan produk denganmenetapkan batas toleransi kecacatan sebesar 2%. Tetapi pada kenyataan di dalamproses produksi menunjukkan adanya tingkat kecacatan yang melebihi batastoleransi yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengimplementasikan pengendalian kualitas dengan metode statistik pada prosesproduksi Laminating Woven Bag tipe SS-02P pada PT Diantrijaya Utama Mukti.Analisis pengendalian kualitas dilakukan menggunakan metode statistic berupacheck sheet, histogram, diagram pareto, analisis control chart (p-chart), analisisdiagram sebab-akibat dan analisis Failure Mode Effect Analysis (FMEA). Darihasil penelitian menunjukkan bahwa masih saja terdapat kecacatan pada warnatinta printing buram dan gambar bergerak, laminasi tidak menempel, lemgelembung, pinggiran woven sobek, salah potong dan jahitan terbalik yangmelebihi batas toleransi perusahaan. Diagram Pareto diperlukan untuk mengetahuijenis-jenis cacat yang paling sering terjadi di dalam proses produksi yangdilakukan. Diagram sebab-akibat yang menunjukkan akar permasalahan atausebab dan akibat dari suatu permasalahan yang timbul dari suatu proses produksi.Setelah itu PT Diantrijaya Utama Mukti menggunakan Failure Mode EffectAnalysis diperoleh nilai RPN (Risk Priority Number) yaitu nilai yang akanmenjadi resiko untuk dipilih menjadi prioritas utama dalam perbaikan.
Copyrights © 2013