Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa yang terkandung dalam kulit batang Sonneratia alba. Serbuk kulit batang S. alba dimaserasi dengan metanol menghasilkan ekstrak coklat pekat yang selanjutnya difraksinasi dengan n-heksan, kloroform, dan etil asetat. Serangkaian proses kromatografi kolom dilakukan pada fraksi etil asetat yang dilanjutkan dengan rekristalisasi, dan penentukan titik leleh. Senyawa diperoleh sebagai serbuk berwarna coklat yang terdekomposisi pada 325 ºC, dan positif terhadap uji fenolat. Spektrum UV(MeOH) menunjukkan serapan maksimum pada 248 nm. Spektrum IR menunjukkan puncak serapan yang kuat pada 3277, 3232, 2953, 1730, 1612, dan 1354 cm-Berdasarkan data tersebut, maka senyawa yang diperoleh termasuk senyawa golongan fenolik dengan cincin lakton.Kata Kunci : Sonneratia alba, senyawa bioaktif, isolasi, mangroveABSTRACT This research aimed at isolating and identifying compounds in the stem bark of Sonneratia alba. The stem bark powder of S. alba was macerated with methanol to yield a dark brown extract which was then fractionated with n-hexane, chloroform, and ethyl acetate. Several colom chromatoghrafi processes was carried out on ethyl acetate fraction that was continued by furification with crystallization and melting point determination. Compound was obtained as a brown amorphous powder decomposed at 325 ºC and gave a positive respon to fenolic assay. UV(MeOH) spectrum showed maximum absorbance at 248 nm. IR spectrum presents several peaks at 3277, 3232, 2953, 1730, 1612, dan 1354 cm-1. Base from datas, it concluded that the compound is fenolic with lactone ring. Key Word: Sonneratia alba, bioactive compound, isolation, mangrove
Copyrights © 2011