Jurnal Sains Materi Indonesia
Vol 14, No 3: APRIL 2013

PENGARUH pH TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MAGNET BARIUM HEKSAFERIT.

Didin S Winatapura (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15313, Tangerang Selatan)
Deswitan Deswitan (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15313, Tangerang Selatan)
M. Toifur (Unknown)
Ridwan Ridwan (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15313, Tangerang Selatan)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2018

Abstract

PENGARUH pH TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MAGNET BARIUM HEKSAFERIT. Bahan magnet BaO.6Fe2O3 telah berhasil disintesis dengan metodeKo-presipitasi dari prekursor dengan pH = 9 dan pH = 12. Karakterisasi bahan dilakukan menggunakan X-Ray Diffractometer (XRD), Differential Thermal Analysis (DTA)/Thermal Gravimetric Analysis (TGA), Vibrating Sample Magnetometer (VSM), Scanning Electron Microscope (SEM) dan Transmission ElectronMicroscope (TEM). Hasil pengukuran sifat magnetik menggunakan VSM menunjukkan bahwa BaO.6Fe2O3 hasil sintering pada suhu 800o dari prekursor dengan pH = 12 mempunyai nilai koersivitas magnet tertinggi, Hci = 5,6 kOe. Koersivitas magnet ini disebabkan ukuran kristalit sangat halus mendekati domain tunggal. Hal ini didukung oleh hasil pengamatan SEM dan TEM yang menunjukkan bahwa ukuran partikel BaO.6Fe2O3 dari prekursor dengan pH = 12 sekitar 50 nmhingga 150 nm setelah melalui proses sintering pada suhu 800o. Dengan demikian bahan BaO.6Fe2O3 yang diperoleh dari percobaan ini dapat digolongkan sebagai magnet heksaferit berenergi tinggi yang berpotensi untuk dapat digunakan sebagai bahan komponen pembangkit energi.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jsmi

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Sains Materi Indonesia (Indonesian Journal of Materials Science), diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir - BATAN. Terbit pertama kali: Oktober 1999, frekuensi terbit: empat ...