Jurnal Sains Materi Indonesia
Vol 12, No 1: OKTOBER 2010

ANALISIS STRUKTUR KRISTAL LaMnO3 DENGAN TEKNIK DIFRAKSI SINAR-X DAN METODE RIETVELD

Engkir Sukirman (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314)
Wisnu Ari Adi (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314)
Yustinus Purwamargapratala (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2010

Abstract

ANALISIS STRUKTUR KRISTAL LaMnO3 DENGAN TEKNIK DIFRAKSI SINAR-X DAN METODE RIETVELD. Telah dilakukan analisis struktur kristal LaMnO3 dengan teknik difraksi sinar-X dan metode Rietveld. Cuplikan LaMnO3 disintesis dengan metode milling energi tinggi dari serbuk oksida La2O3 dan MnO2 dengan perbandingan mol yang tepat. Penggerusan dilakukan selama 10 jam, kemudian dipelet dan selanjutnya disinter pada 1.350 oC selama 6 jam. Karakterisasi cuplikan meliputi struktur kristal dan sifat listrik-magnetik bahan, berturut-turut dengan teknik difraksi sinar-X, metode analisis Rietveld dan probe empat titik. Hasil analisis Rietveld berdasarkan data difraksi sinar-X menunjukkan bahwa cuplikan adalah fasa tunggal LaMnO3,0 sistem kristal ortorombik, grup ruang Pnma No. 62 dengan parameter kisi a = 5,4405(9) Å, b = 7,717(1) Å dan c = 5,537(1) Å. Bahan memiliki respon Magnetic Resonance (MR) = 7 %, harga rata-rata ukuran kristalit, D = 17 nm dan regangan kisi, e = -0,5%. Bahan mengalami regangan tekan, dan berdasarkan model regangan Nanda, bahan LaMnO3,0 berperilaku sebagai bahan isolator, antiferromagnetik tipe G. Karena sifat isolator bahan tidak berubah walaupun dikenai medan magnet eksternal, maka respon MR hanya akibat keteraturan spin elektron. Oleh karena itu pada suhu kamar, LaMnO3,0 menampilkan respon MR yang kecil. 

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

jsmi

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Sains Materi Indonesia (Indonesian Journal of Materials Science), diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir - BATAN. Terbit pertama kali: Oktober 1999, frekuensi terbit: empat ...