Jurnal Sains Materi Indonesia
EDISI KHUSUS: OKTOBER 2006

SINTESIS LiPO3 SEBAGAI BASIS GELAS UNTUK PEMBUATAN KONDUKTOR SUPERIONIK

Mohammad Ihsan (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang)
Evvy Kartini (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang)
Supandi Suminta (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang)
Mardiyanto Mardiyanto (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang)



Article Info

Publish Date
10 Apr 2019

Abstract

SINTESIS LiPO3 SEBAGAI BASIS GELAS UNTUK PEMBUATAN KONDUKTOR SUPERIONIK. Telah disintesis bahan LiPO3 sebagai bahan gelas baru untuk konduktor superionik. Karakterisasi yang dilakukan pada bahan gelas ini adalah pengukuran struktur kristal menggunakan X-Ray Diffractometer, sifat termal dengan Differential Thermal Analysis - Thermal Gravimetric Analysis (DTA-TGA), dan pengukuran konduktivitas ionik menggunakan Impedance Spectroscopy (LCRmeter). Pola difraksi sinar-x LiPO3 pada suhu ruang menunjukkan satu puncak lebar yang menandakan gelas LiPO3 bersifat amorf. Analisis dengan DTA menunjukkan suhu gelas transisi, Tg, terjadi pada sekitar suhu 327,4 oC. Sementara suhu kristalisasi (Tx) terjadi pada suhu 496,5 oC dan suhu melting (Tm) pada 645,6 oC. Termogram TGA menunjukkan kestabilan termal hingga pemanasan 700 oC dan tidak terjadi dekomposisi. Data konduktivitas DC LiPO3 adalah 2 x 10-8 S/cm, mirip dengan data konduktivitas DC AgPO3. Hasil ini menunjukkan LiPO3 adalah gelas yang bersifat isolator. Disimpulkan bahwa LiPO3 dapat digunakan sebagai basis gelas untuk pembuatan konduktor superionik.

Copyrights © 2006






Journal Info

Abbrev

jsmi

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Sains Materi Indonesia (Indonesian Journal of Materials Science), diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir - BATAN. Terbit pertama kali: Oktober 1999, frekuensi terbit: empat ...