Jurnal Sains Materi Indonesia
Vol 7, No 1: OKTOBER 2005

PENINGKATAN BATAS ARUS GAGAL PADA SUPERCONDUCTING FAULT CURRENT LIMITER

Engkir Sukirman (Puslitbang Iptek Bahan (P3IB) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang)
Wisnu Ari Adi (Puslitbang Iptek Bahan (P3IB) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang)
Didin S. Winatapura (Puslitbang Iptek Bahan (P3IB) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang)
Yustinus Purwatamanggala (Puslitbang Iptek Bahan (P3IB) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang)



Article Info

Publish Date
02 May 2019

Abstract

PENINGKATAN BATAS ARUS GAGAL PADA SUPERCONDUCTING FAULT CURRENT LIMITER. Penelitian untuk meningkatkan batas arus gagal pada superconducting fault current limiter (SFCL) telah dilakukan. SFCL adalah device pembatas arus gagal, berfungsi sebagai pengaman jaringan listrik. SFCL pada dasarnya adalah sebuah transformator yang tersusun dari lilitan primer berupa kumparan kawat tembaga (Cu) dan lilitan sekunder berupa cincin superkonduktor YBa2Cu3O7-x(YBCO). Dalam eksperimen ini digunakan trafo nomor 170, yakni trafo yang memiliki panjang teras e = 8,5 cm dan cincin YBCO dengan diameter dalam di = 5,74 cm, diameter luar do = 8,09 cm, tebal t = 0,55 cm, suhu kritis Tc = 91 K dan arus kritis Ic = 3,52 A. Pengujian SFCL dilakukan dengan menghubungkan secara seri SFCL, sumber tegangan ac dan beban RL = 250 ohm. Hasil pengujian SFCL menunjukkan bahwa batas arus gagal SFCL adalah If = 0,15A. Padahal pada penelitian sebelumnya menggunakan trafo nomor 130, yakni trafo dengan panjang teras e = 7,0 cm dan cincin YBCO dengan diameter dalam di = 2,44 cm, diameter luar do= 4,20 cm, tebal t = 0,86 cm, suhu kritis Tc = 91 K dan arus kritis Ic = 3,40 A, batas arus gagalnya adalah If = 0,03 A. Batas arus gagal dapat ditingkatkan selain dengan memperbesar dimensi trafo dan cincin superkonduktor juga dengan menaikkan arus kritis superkonduktor

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

jsmi

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Sains Materi Indonesia (Indonesian Journal of Materials Science), diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir - BATAN. Terbit pertama kali: Oktober 1999, frekuensi terbit: empat ...