Widyanuklida
Widyanuklida, Volume 6 Nomor 2, Desember 2005

Analisis 226Ra Dalam Sampel Air Melalui Pengukuran 222Rn Dengan Metode Pencacahan Sintilasi Cair (LSC)

Yustina Tri Handayani (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 May 2015

Abstract

ABSTRAK Pengukuran 222Rn dalam sampel air menggunakan pencacah sintilasi cair (LSC) dapat dilakukan dengan mudah. Hal ini memungkinkan dilakukannya pengukuran 226Ra dalam sampel air melalui pengukuran anak luruh 222Rn menggunakan LSC. Sampel yang dianalisis diambil dari mata air panas Ciseeng Bogor dan air tanah Pusdiklat BATAN. 222Rn yang ada dalam sampel dilepas dengan cara pengadukan. Selanjutnya sampel didiamkan untuk jangka waktu tertentu dengan maksud untuk menumbuhkan 222Rn. 222Rn hasil penumbuhan diambil dari sampel dengan cara ekstraksi pelarut menggunakan pelarut toluene. Untuk pengukuran dengan LSC perlu ditambahkan PPO dan POPOP sebagai sintilator. Pengukuran dilakukan dengan metode Efficiency Tracing Method (ETM). Berdasarkan aktivitas 222Rn dalam sampel air dan waktu penumbuhannya, dapat dihitung aktivitas 226Ra dalam sampel air. Kandungan 226Ra dalam air tanah Pusdiklat BATAN tidak terdeteksi (<0,054 Bq/mL), sedangkan dalam sampel air panas Ciseeng sebesar (14,9 ± 0,8) Bq/L.

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

widyanuklida

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Widyanuklida adalah majalah ilmiah pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan sains dan teknologi nuklir serta bidang yang berkaitan, diterbitkan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat), Badan Tenaga Nuklir Nasional ...