Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan layanan arsip statis bagi pengguna difabel di Dinas Kearsipan danĀ Perpustakaan Daerah X. Kajian berfokus pada prosedur layanan arsip statis, dan perwujudan atas ketersediaan serta aksesibilitas layanan. Metode pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu kajian pustaka, observasi partisipatif, dan wawancara. Kajian pustaka dilakukan dengan dengan cara membuat catatan dari berbagai referensi seperti buku, jurnal, tugas akhir, skripsi, dan peraturan. Wawancara dilakukan dengan narasumber yang terdiri atas beberapa tingkat pimpinan dan juga pengguna difabel. Observasi partisipatif juga dilaksanakan secara langsung oleh penulis di ruang layanan arsip statis Dinas Kearsipan danĀ Perpustakaan Daerah X selama kurun waktu dua bulan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan kegiatan layanan arsip statis bagi pengguna difabel, diantaranya yaitu faktor kebijakan, faktor fasilitas, dan faktor petugas layanan. Untuk aksesibilitas fisik dan aksesibilitas non fisik layanan arsip di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah X secara keseluruhan sudah baik. Namun dinas juga perlu dilengkapi beberapa fasilitas khusus yang belum tersedia bagi pengguna difabel, khususnya tunarungu, tunanetra, dan tunadaksa.
Copyrights © 2019