WALISONGO
Vol 21, No 1 (2013): Walisongo,Resolusi Konflik

KONFLIK PEMEKARAN WILAYAH DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (NAD) PASCA PERJANJIAN HELSINKI

dkk., M. Sahlan Hanafi, ( IAIN Ar-Raniry Aceh)



Article Info

Publish Date
19 Aug 2013

Abstract

AbstractThe purposes of this research are to describe the processes of the emerge of ideas toestablish the province of ABAS and explain the factors supporting the idea and toexplain the reasons of NAD government to reject the expand of ABAS province.Applying qualitative methods using field observation and media discourse study. Itwas found that media discourse and the proposal for province expand of ABAS rosepro and contra in all level of society that impacted in horizontal and vertical conflict***Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses munculnya idepembentukan Provinsi ABAS dan menjelaskan faktor-faktor yang mendorongmunculnya ide tersebut serta menjelaskan mengapa Pemerintah pusat NAD tidakmenyetujui pemekaran Provinsi ABAS. Metode penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Tekhnik pengumpulan datayang digunakan adalah observasi di lapangan dan mengamati perkembanganwacana pemekaran melalui media. Ditemukan bahwa wacana dan usulanpemekaran Provinsi ABAS dari Provinsi NAD telah menimbulkan pro dan kontradi berbagai lapisan masyarakat sehingga memunculkan konflik horizontal danvertikal.Keywords: pemekaran wilayah, konflik horizontal, konflik vertikal

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

wali

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Walisongo adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian IAIN Walisongo Semarang. Jurnal ini memiliki spesifikasi sebagai media untuk mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang sosial keagamaan Islam. Jurnal ini terbit berkala setiap enam bulan sekali ...